Sabtu, 02 Januari 2010

CARA MENGUNDANG SAYA :


1. NIAT MEMINDAHKAN HUJAN DENGAN IJIN ALLOH SWT
2. TELPON MAS EKO SEMINGGU SEBELUM ACARA : 021-9255 9075 & HP:0813-8182-7768 UNTUK BERTEMU UNTUK MENDAPATKAN INFO SECARA UTUH TENTANG PAWANG HUJAN & MELIHAT LOKASI ACARA PAWANG HUJAN

TAHUN BARU 2010 PAWANG HUJAN DI DUA TEMPAT


Sungguh Spektakuler , dalam 1 waktu dengan Ijin Alloh , Mas Eko memindahkan hujan di dua tempat yang berbeda. Yang pertama di Garasi 66 jl.antasari 36 jakarta selatan & yang kedua di Restoran Potato Head , Pasific Place Mall G 51 A, SCBD jl Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan. Dalam waktu yang sama : jam 6 sore - 2 pagi, ritual doa dilakukan di mushola B1 Mall SCBD & Mushola Garasi 66 milik pengusaha service mobil antik milik Pak Iwan Jarot, pada malam pergantian tahun 2010 setelah pesta kembang api dilakukan membaca Al Fatihah untuk almarhum Gus Dur & baca doa yang dipimpin oleh Bapak Djauhar Arifin

LINTAS DOA, LINTAS AGAMA BAZAR DI SD KATOLIK SANTA URSULA


Mr Bello , ketua komite SDK Santa Ursula depan Pasar Baru Jakarta Pusat minta tolong Mas Eko untuk pawang hujan di Bazar Acara Sound of Music SDK Santa Ursula, ini pawang hujan terlama selama ini mulai jam 8 pagi sampai jam 6 sore,dengan keyakinan yang tinggi Mr.Bello bahwa Mas Eko bisa memindahkan hujan dengan Ijin Alloh.,Mas Eko minta tempat di SD Katolik Santa Ursula yang bersih & sepi dekat ruangan multi media untuk melakukan sholat Hajat & ritual doa .

PESTA KEBUN DI WIMO PICANTO KEMANG


Hujan deras di daerah Glodok ketika Mas Eko di telpon oleh Mbak Tessa untuk memindahkan hujan dengan Ijin Alloh SWT di Wimo Pimento Spice pot Wisma Building Lantai 3 daerah Kemang Jakarta Selatan," Tolong Mas Eko dekorasi saya rusak semua karena hujan di acara pesta kebun untuk pernikahan" ucap Mbak Tessa. Karena Mbak Tessa mendadak minta pawang hujan, sore itu juga Mas Eko berangkat ke Kemang diiringi dengan hujan yang sangat deras. Saya sampai lokasi langsung menuju gedung tsb untuk melakukan ritual doa , alhamdullillah jam 6 sore tepat hujan berhenti sehingga dekorasi bisa dilanjutkan, acara pernikahan jam 7 malam di mulai dengan terang benderang. Terima kasih Ya Alloh dengan ridhoMu Engkau hentikan hujan.Lain kali kalo mengundang Mas Eko jangan mendadak ya, seminggu sebelumnya harus koordinasi dulu

KONSER MUSIC INDIE DI TV METROPOLIS TANGERANG


Konser Musik Indie ini di ikuti oleh 26 group Band Indie Tangerang, lumayan awal Mas Eko membaca kumpulan doa dari 5 generasi terjadi gerimis selama 1 menit, alhamdullillah sesuai permintaan panitya mbak Dinda mulai jam 12 siang - 6 sore tidak terjadi hujan di daerah TV M Komplex Barata Karangtengah Ciledug Tangerang

Jumat, 27 November 2009

ILMU PAWANG HUJAN DARI GARIS KETURUNAN


Ilmu ini saya dapatkan dari AYAHANDA TERCINTA H.SLAMET RIYADI dari MBAH JUMAKYAH dari MBAH MUNAH dari MBAH SANTER yang berisikan rangkaian doa yang diajarkan ulama-ulama kita

Sering kali kita merencanakan suatu acara, dengan persiapan yang dilakukan dengan matang jauh jauh hari, tetapi pada saat acara dilaksanakan, acara tersebut berantankan karena pada saat itu turun hujan, sehingga menggangu jalannya acara.
Hujan adalah berkah yang diturunkan oleh Allah dari langit kepada kita, untuk itu kita harus mensyukurinnya.
Memindahkan hujan kesatu tempat yang mana bila kita punya hajat disuatu tempat maka hujan yang akan turun di tempat tersebut dipindahkan ke tempat yang lain yang jauh dari tempat hajatan tersebut, bukan menolak hujan. Hajatan tersebut bisa berupa pernikahan, sunatan, pesta ulang tahun dll
Kami mempunyai kemampuan dengan ijin Allah SWT untuk memindahkan hujan tersebut yang sekiranya akan menganggu jalannya acara yang akan berlangsung

METODE PAWANG HUJAN YANG SAYA LAKUKAN


PAWANG HUJAN
perbuatan pawang hujan adalah suatu "ikhtiar/usaha", soalnya manusia pada hakekatnya tidak punya otoritas sama sekali untuk ikut campur dalam urusan AllohSWT. Sekali lagi pawang merupakan hukum adhi' jadi pada hakekatnya pawang tidak punya kuasa apapun, Sama halnya seorang dokter tidakpunya kuasa apa-apa tentang penyembuhan orang sakit, semua adalah atas kehendak Alloh SWT semata.

Soal setelah di "pawangi" apakah tidak turun atau masih turun hujan,seorang pawang tidak tahu dengan pasti, begitu juga seorang dokter tidak tahu pasti apakah setelah diobati pasiennya sembuh atau tidak, namun "biasanya", sekali lagi "biasanya" kalau sudah dipawangi maka hujannya tidak turun dan "biasanya" kalau diberi obat maka sembuh, ni maknanya hukum adat yang berlaku didunia ini. Padahal bisa saja terjadi walaupun 100 orang pawang berkumpul, ternyata hujannya masih juga turun disitu, ini maknanya pawang itu sebetulnya tidak punya kuasa apa-apa terhadap kekuasaan Alloh SWT.

Pawang hujan bukan menghentikan hujan akan tetapi memindahkan hujan ketempat yang lain seperti : ke gunung, lembah, laut atau hutan karena ada sesuatu hajat atau hujan itu mendatangkan mudharat.

Berdasarkan Hadits diatas dapat diambil kesimpulan secara metoda hikmah:

1.Meneliti terlebih dahulu kondisi langit
2.Hujannya memberi mudharat
3.Memohon kepada Alla
4. Tawassul dan Sholawat atas Nabi Muhammad SAW.
5.Memindahkan hujan pada tempat lain seperti pegunungan, lembah-lembah atau hutan dengan berdoa kepada Allah.

HADIST TENTANG PAWANG HUJAN


Pawang Hujan
Penanya: Seno wahyudi

Asm, Pak ustadz apa hukumnya orang yg percaya pada pawang hujan atau bahkan meminta bantuan untuk memindahkan hujan pada pawang tersebut ??? jazakallah. wassalam.

Jawaban:
“Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah[30], padahal kamu mengetahui.” (QS Al Baqoroh : 22)
[30]. adalah segala sesuatu yang disembah di samping menyembah Allah seperti berhala-berhala, dewa-dewa, dan sebagainya.

Ass.Wr.Wb

Dalam kehidupan sering kita jumpai seseorang yang mengundang/meminta bantuan pawang hujan untuk memuluskan acara/hajatan yang akan digelarnya, bahkan pernah beberapa waktu lalu salah satu stasiun televisi swata nasional menyajikan sejenis investigasi terhadap profesi ini.

Pawang bahasa lain dari penjinak/pengatur/penakluk/pengendali, dengan demikian pawang hujan berarti orang yang memiliki keahlian untuk mengendalikan hujan baik mendatangkan maupun menolak, menghentikan atau memindahkan ketempat yang dikehendakinya (definition by guswan).

Pada hakikatnya setiap manusia memiliki kemampuan dasar yang sama, jika seseorang melakukan sesuatu diluar kewajaran manusia lainnya berarti ia menggunakan/membutuhkan alat bantu, baik berupa scientific maupun spiritual.

Jika dengan pendekatan scientific hampir bisa dipastikan setiap manusia (beriman maupun tidak) dapat memanfaatkannya cara seperti ini tidak mengapa (boleh). Seperti yang kita saksikan saat ini BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) telah mengembangkan suatu metode membuat hujan buatan dengan menyemprotkan cairan kimia tertentu keudara (tentunya dengan pesawat) yang diharapkan dapat menjadi bibit awan yang berpotensi hujan, sehingga dengan suatu tembakan tertentu bisa dihasilkan hujan, walaupun kemungkinan berhasilnya tidak 100%, namun untuk menolak/menggagalkan/memindahkan hujan sampai saat ini saya belum mengetahui ada teknik yang digunakan oleh para ilmuwan.

Adapun pengendalian hujan berdasarkan pendekatan spiritual, terbagi kedalam dua kelompok, pertama kelompok orang-orang beriman dengan senjatanya do’a dan kelompok orang yang tidak beriman dengan kemampuannya memanfaatkan bantuan Jin.

Tentang kelompok pertama tidak perlu kita bahas detail karena memang sudah ma’ruf bahwa untuk mendatangkan hujan mereka berdo’a dengan sungguuh-sungguh kepada Alloh SWT bahkan dengan sholat Istisqo’ demikian juga untuk menghentikannya mereka mengandalkan keikhlasan do’anya kepada Dzat yang maha Pencipta, ini semua dilakukan berdasarkan pemahamannya bahwa Alloh sajalah yang dapat menurunkan dan menghentikan hujan sebagaimana dijelaskan dalam QS Al Baqoroh : 22 diatas.

" Konon kami tidak melihat gumpalan awan antara kami dan sela-sela gunung Sal'a dan tidak nampak pula awan diatas rumah kami. Tiba-tiba datang gumpalan awan seperti perisai, maka tatkala gumpalan awan tersebut menyebar menutupi sebagian langit maka turunlah hujan. Demi Allah pada hari sabtu kami tidak melihat matahari, kemudian datang seorang pada hari jumat berikutnya untuk menemui Nabi. Tatkala itu Nabi sedang berkhutbah, orang itu mengadu kepada Nabi :" Ya Rasululloh binasalah harta kami dan terputuslah jalan-jalan kami ".Nabi bersabda : " Memohonlah kamu kepada Allah karena hanya Dialah yang dapat menolak hujan, kemudian Nabi mengangkat kedua tanganNya sambil berdo a: " Ya Allah jadikanlah hujan ini pindah pada sekitar kami jangan jadikan hujan ini untuk kami. Ya Allah pindahkanlah hujan ini diatas gunung, bukit yang lembab, lembah gunung atau tempat tumbuhnya pohon (hutan )".
(HR.Bukhari-Muslim)

METODE PAWANG HUJAN VERSI KH.ABDUL GHOFUR


Sementara ilmu pengetahuan belum dapat menjelaskan cara bekerjanya pawang hujan, metode menangkal hujan yang dilakukan pawang hujan bisa berbeda-beda, begitu pula media perantara yang dibutuhkan. Umumnya para pawang mengalihkan hujan ke tempat lain. Mereka sering melakukan puasa dan berzikir untuk menjaga dan meningkatkan kemampuannya.

Pimpinan Pondok Pesantren Sunan Drajat di Lamongan, KH Abdul Ghofur mengatakan, ada doa-doanya untuk mendatangkan dan menolak turunnya hujan.

Semua berasal dari doa ajaran Nabi Muhammad SAW. Santri di pondok diajar juga doa-doa ini,” kata KH Ghofur. “Uap dari laut yang kena panas matahari akan naik menjadi sinar laki-laki dan uap air dari penguapan dedaunan menjadi sinar perempuan. Dengan berdoa mengucapkan nama-nama suci Allah, asmaul husna, akan terbentuk sinar lelaki dan sinar perempuan.

“Doa itu mengeluarkan energi, aura, yang bisa difoto dengan kamera aura. Aura yang bersifat feminin akan menjadi hujan, sedangkan aura maskulin akan membubarkan awan hujan. Tergantung doa apa yang diucapkan, energi yang keluar menyertai doa itu akan mendatangkan atau menahan hujan.” ujar KH Ghofur.

ULANG TAHUN NIKITA WILLY MENGANDALKAN PAWANG HUJAN


INILAH.COM, Jakarta - Pesta kejutan HUT ke-15 Nikita Willy benar-benar dibuat spesial oleh ibundanya, Yora. Agar pesta di tempat terbuka ini sukses, Yora menyewa empat pawang hujan. Tujuannya agar acara tak bubar gara-gara hujan.
"Lokasinya out door bagus banget buat pesta kejutan Niki. Lalu pakai empat pawang hujan, mudah-mudahan aja nggak hujan. Soalnya sudah sugesti aja. Semuanya tapi tetap kita serahkan semua sama Tuhan," jelas ibunda Nikita Willy, Yora, saat ditemui di Studio Persari, Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin (29/6).
Pesta kejutan HUT ke-15 ini ternyata tak diketahui Nikita. Ia hanya tahu akan ada acara tumpengan bersama tim produksi Nikita.
"Dia tahunya cuma tumpengan aja, bareng sama kru sinetron. Dia nggak tahu kalau pestanya dirayain seperti ini," ungkapnya.
Terlepas dari meriahnya pesta kejutan, Yora sebagai seorang ibu hanya berharap kebaikan bagi puteri tercintanya.
"Alhamdullilah saya dikasih anak yang nggak neko-neko, semua masih terkendali, sekolahnya juga masih bagus. Jadi buat Niki, pesannya cuma tetap dijalurnya ya, jangan kiri-kanan banyak godaan, tetap di belakang mami dan papi," ujarnya. [aji/L1]